Program Sistem Aquaponik Mangrove (Teman Mangrove) merupakan program PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati. Inovasi ini lahir dari permasalahan sisa pakan ikan di tambak yang biasanya terurai menjadi senyawa nitrogen dan fosfor. Jika tidak dikelola, senyawa tersebut berpotensi meningkatkan amonia dan merugikan budidaya ikan. Namun, nutrien tersebut sebenarnya bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman mangrove. Melalui program ini, limbah air tambak yang mengandung nutrisi alami difiltrasi dan dialirkan ke area konservasi mangrove di Desa Sedari, Karawang. Dengan demikian, bibit mangrove tidak lagi membutuhkan pupuk NPK, sehingga risiko perubahan pH tanah, peningkatan salinitas, dan kerusakan mikroba tanah dapat dihindari. Inovasi ini terbukti meningkatkan kualitas pertumbuhan mangrove, efisiensi biaya, serta menurunkan potensi pencemaran lingkungan. Selain manfaat ekologis, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat melalui kolaborasi dengan LMDH Rimba Jaya, program Orang Tua Asuh Pohon (OTAP), dan Dinas Lingkungan Hidup Kab.


